No Choice does Not Mean There is No Choice to Choose at All. Tidak Ada Pilihan bukan Berarti Tidak Ada Pilihan Sama Sekali

HERY SHIETRA, No Choice does Not Mean There is No Choice to Choose at All. Tidak Ada Pilihan bukan Berarti Tidak Ada Pilihan Sama Sekali

We certainly have experienced conditions,

Where we are cornered,

Pinched,

Be the object of judgment,

Treated unfairly,

Responded inappropriately,

And cornered by circumstances that are not at all favorable to our position,

It’s as if the whole world is moving against and against our footsteps,

Even though we are the only ones who know best about the background and living conditions that we have been facing and living,

Or by other people who don’t want to understand us at all, nor our difficulties and background in life,

Feelings of helplessness and hopelessness,

Tends to overwhelm us and our minds,

A very unhealthy and unproductive mental trap.

But do you know,

When we have no other option to choose from,

There is no other choice,

So choose to remain optimistic and full of enthusiasm.

When we have to face what we are afraid to face or a traumatic experience,

There is no other choice,

So choose to be strong and full of courage.

When we face the disheartening reality,

There is no other choice,

So choose to remain patient and be proud.

When we find the reality where people don’t treat us well and properly,

There is no other choice,

So choose to keep loving yourself as you are.

When we face life’s hardships that seem to come and go in succession,

There is no other choice,

So choose to keep a fighting spirit and a tireless soul.

When we experience verbal harassment and all forms of discredit to our dignity,

There is no other choice,

So choose to remain confident,

Believe in ourselves,

Believe in what we think, value, and decide.

When we meet failure and a series of failures,

There is no other choice,

So choose to get back up and keep moving forward with enthusiasm.

When we find ourselves hit by various misfortunes that seem to never end,

There is no other choice,

So choose to stay happy and enjoy every activity that we run.

When we meet dead ends and various steep and potholed roads, blocking our way,

There is no other choice,

So choose to with patience keep encouraging and entertaining ourselves.

When no one seems to want to understand about us, or about the difficulties in life we’ve been facing,

There is no other choice,

So choose to want to understand and be full of understanding of ourselves.

If it is not ourselves who take the initiative and remain full of understanding of ourselves,

Then who else?

When it seems that no one appreciates the hard work and sacrifices we have made for them,

There is no other choice,

So choose to keep respecting ourselves,

And give ourselves rewards,

As well as small gifts on a regular basis.

When people always seem to let us down,

There is no other choice,

So choose to keep making ourselves reliable by ourselves.

When people seem to betray us often,

There is no other choice,

So choose not to betray ourselves.

When people hurt us so easily, irresponsibly,

There is no other choice,

So choose not to hurt ourselves,

And remain fully responsible for ourselves.

When people around the world are cunning and dishonest with us,

There is no other choice,

So choose to stay true to ourselves,

And dare to tell the truth as it is according to our personal opinion.

When the people closest to us actually repay the good we have given so much, with evil,

There is no other choice,

So choose to remain compassionate towards ourselves.

When there’s nothing left of us,

Even the breath of life and our lives are threatened on the verge of death,

Make sure to keep choosing the courage of living as the last remnant of our lives,

And let no one rob us of our greatest treasure,

Passion and courage to live as the driving force of our breath of life.

We don’t have to beg,

So that others don't hurt us,

Nor that that person is responsible for us.

We always have the free choice to still have the courage to live,

Which makes us free from the paralysis of the body and the stagnation of the mind,

It’s not the fear of life that will only make us walk in place and be paralyzed both physically and mentally.

Be a good person,

Intelligent person,

Generous person,

Successful people,

High achiever,

Holy man,

But without wasting our time proving it to the world.

Focusing on ourselves,

The rest out there is none of our business.

It’s better to be hurt by someone else,

Rather than the result of fear, making ourselves hurt ourselves,

Or as a result of being gripped by fear and then we make choices that harm ourselves.

Better to be hurt,

Instead of hurting yourself.

Better to be made a loss by someone else,

Instead of letting us harm ourselves.

Even if all the people in this world are mean, unfair, and hostile towards us,

Stay alert and ready to be our own lawyer,

Who is always ready to uphold justice for us persistently and wholeheartedly.

At that moment,

We’re not really alone,

We have ourselves,

Friends as well as lawyers and the best motivator for us.

We no longer feel lonely in a crowd,

And neither do I feel lonely walking alone in this world,

Or when stepping on a lonely and quiet road from other road users.

Even when everyone walks away and leaves us,

We still have ourselves,

And continue our own journey of life enthusiastically and passionately.

© HERY SHIETRA Copyright.

 

Kita tentu pernah mengalami kondisi,

Dimana kita tersudutkan,

Terjepit,

Menjadi objek penghakiman,

Diperlakukan tidak adil,

Dibalas secara tidak patut,

Dan terpojokkan oleh keadaan yang sama sekali tidak menguntungkan posisi kita,

Seolah-olah seluruh dunia bergerak melawan dan menentang langkah kaki kita,

Sekalipun hanya kita seorang diri yang paling mengetahui latar-belakang dan kondisi hidup yang selama ini kita hadapi dan jalani,

Ataupun oleh orang lain yang sama sekali tidak mau memahami kita, maupun kesukaran dan latar belakang hidup kita,

Perasaan tidak berdaya dan tanpa harapan,

Cenderung akan menguasai diri dan pikiran kita,

Sebuah jebakan mental yang sangat tidak sehat dan tidak produktif.

Namun tahukah Engkau,

Ketika tidak ada opsi lain untuk dapat kita pilih,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap bersikap optimis serta penuh semangat.

Ketika kita harus menghadapi apa yang memang kita takutkan untuk dihadapi ataupun pengalaman traumatik,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk bersikap tegar serta penuh keberanian.

Ketika kita menghadapi kenyataan yang menciutkan hati,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap bersabar serta berbesar hati.

Ketika kita mendapati realita dimana orang-orang tidak memprlakukan kita secara baik dan patut,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap mencintai diri kita sendiri secara apa adanya.

Ketika kita menghadapi kesukaran hidup yang seolah datang silih-berganti secara bertubi-tubi,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap memiliki semangat juang dan jiwa yang tidak kenal lelah.

Ketika kita mengalami pelecehan verbal dan segala bentuk diskredit terhadap harkat dan martabat kita,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap percaya diri,

Percaya kepada diri kita sendiri,

Percaya kepada apa yang kita pikirkan, nilai, dan putuskan.

Ketika kita menemui kegagalan dan serangkaian kegagalan,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk kembali bangkit dan tetap melangkah maju dengan antusias.

Ketika kita mendapati diri kita dihamtam oleh berbagai ketidakmujuran yang seolah-olah tidak kunjung usai,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap bergembira dan menikmati setiap aktivitas yang kita jalankan.

Ketika kita menemui jalan buntu dan berbagai jalan yang terjal serta penuh lubang merintangi perjalanan kita,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk dengan kesabaran tetap menyemangati dan menghibur diri kita sendiri.

Ketika tiada seorang pun yang tampaknya mau memahami dan mengerti tentang diri kita ataupun terhadap kesulitan hidup yang selama ini kita hadapi,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk mau memahami dan penuh pengertian terhadap diri kita sendiri.

Jika bukan diri kita sendiri yang berinisiatif dan tetap penuh pengertian terhadap diri kita,

Maka siapa lagi?

Ketika tampaknya tiada seorang pun yang menghargai jirih payah dan pengorbanan yang telah kita lakukan demi mereka,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap menghargai diri kita sendiri,

Serta berikanlah penghargaan-penghargaan bagi diri kita sendiri,

Maupun hadiah-hadiah kecil secara berkala.

Ketika orang-orang tampaknya selalu mengecewakan kita,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap membuat diri kita dapat diandalkan oleh diri kita sendiri.

Ketika orang-orang tampaknya kerap mengkhianati diri kita,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tidak mengkhianati diri kita sendiri.

Ketika orang-orang dengan begitu mudahnya menyakiti diri kita secara tidak bertanggung jawab,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tidak turut menyakiti diri kita sendiri,

Dan tetap bersikap penuh tanggung jawab terhadap diri kita sendiri.

Ketika orang-orang di seluruh dunia ini bersikap licik dan tidak jujur terhadap kita,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap bersikap jujur terhadap diri kita sendiri,

Serta berani untuk berkata jujur apa adanya menurut pendapat pribadi kita.

Ketika orang-orang terdekat kita justru membalas kebaikan yang telah banyak kita berikan dengan kejahatan,

Tidak ada pilihan lain,

Maka pilihlah untuk tetap berbelas kasih terhadap diri kita sendiri.

Ketika tidak ada lagi yang tersisa dari diri kita,

Bahkan nafas kehidupan dan nyawa kita terancam diambang maut sekalipun,

Pastikan untuk tetap memilih keberanian hidup sebagai sisa terakhir dari hidup kita,

Dan jangan biarkan seorang pun merampas harta terbesar kita tersebut,

Semangat serta keberanian hidup sebagai motor penggerak nafas hidup kita.

Kita tidak perlu mengemis-ngemis,

Agar orang lain tidak menyakiti diri kita,

Maupun agar orang tersebut bertanggung-jawab terhadap kita.

Kita selalu memiliki pilihan bebas untuk tetap memiliki keberanian hidup,

Yang membuat kita terbebas dari kelumpuhan tubuh maupun kebekuan pikiran,

Bukan ketakutan hidup yang hanya akan membuat diri kita berjalan di tempat serta terlumpuhkan dari segi jiwa maupun fisik.

Jadilah orang yang baik,

Orang yang cerdas,

Orang yang dermawan,

Orang yang sukses,

Orang yang berprestasi,

Orang yang suci,

Namun tanpa perlu membuang-buang waktu kita untuk membuktikannya kepada dunia.

Berfokus ke dalam diri kita sendiri,

Selebihnya di luar sana bukanlah urusan kita.

Lebih baik disakiti oleh orang lain,

Daripada akibat ketakutan membuat diri kita menyakiti diri kita sendiri,

Ataupun akibat dicengkeram rasa takut lalu kita membuat piliran yang merugikan diri kita sendiri.

Lebih baik dilukai,

Daripada turut melukai diri sendiri.

Lebih baik dibuat rugi oleh orang lain,

Daripada membiarkan kita merugikan diri kita sendiri.

Sekalipun seluruh orang di dunia ini menjahati, bersikap tidak adil, dan memusuhi diri kita,

Tetaplah sigap dan siap untuk menjadi pengacara bagi diri kita sendiri,

Yang selalu siap untuk menegakkan keadilan bagi diri kita secara gigih dan sepenuh hati.

Pada saat itulah,

Kita tidak sedang benar-benar seorang diri,

Kita memiliki diri kita sendiri,

Teman sekaligus sebagai pengacara dan motivator terbaik bagi diri kita.

Kita tidak lagi merasa kesepian di tengah keramaian,

Dan tidak juga merasa kesepian berjalan seorang diri di dunia ini,

Ataupun ketika melangkah di jalan yang sepi dan sunyi dari pengguna jalan lainnya.

Sekalipun ketika semua orang menjauhi dan meninggalkan kita,

Kita tetap punya diri kita sendiri,

Dan melanjutkan perjalanan hidup kita sendiri secara antusias dan penuh semangat.

© Hak Cipta HERY SHIETRA.